SapaMaluku.com — Isu kerusakan lingkungan dan ancaman bencana mendorong Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maluku menggelar aksi penanaman pohon secara serentak di 11 kabupaten/Kota di Maluku.
Gerakan bertema “Merawat Pertiwi Demi Kedaulatan Hidup Rakyat” itu dipusatkan di Negeri Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-53 PDIP dan HUT ke-79 Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPD PDIP Maluku, Benhur George Watubun, mengatakan partainya mencanangkan penanaman 1.100 anakan pohon sebagai bentuk tanggung jawab politik dan moral terhadap kelestarian lingkungan.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan yang sederhana, tetapi dampaknya bisa mendunia. Di Maluku, PDIP mencanangkan penanaman 1.100 anakan pohon yang tersebar di 11 kabupaten/kota sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada rakyat,” kata Benhur.
Ia menilai bencana seperti banjir dan tanah longsor tak lepas dari kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali, termasuk praktik ilegal dan pemberian izin yang dinilai tidak tepat.
“Kita ingin mencegah banjir, mencegah longsor. Alam ini sering dirusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Benhur.
Di Negeri Soya, sebanyak 79 anakan pohon jenis mangga dan rambutan ditanam di wilayah RT 002/RW 007.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC PDIP Kota Ambon, PAC Kecamatan Sirimau, hingga pengurus ranting dan masyarakat setempat.
Menurutnya, gerakan “Merawat Pertiwi” diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat dalam menjaga ekosistem demi kepentingan generasi kini dan mendatang.
Benhur menambahkan, kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah lokasi di Maluku, antara lain Negeri Asilulu, kawasan Stain, Latuhalat, Gonzalo Kopertis, dan Air Low. Ia berharap gerakan penghijauan tersebut terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan ini memberi kesan positif dan memantik semangat masyarakat untuk terus merawat lingkungan. Menjunjung tinggi bumi dan air beserta isinya adalah bentuk tanggung jawab kita bersama,” Ingat Benhur. (SM)