SapaMaluku.com– PDI Perjuangan Maluku menegaskan belum membuka pembahasan terkait agenda Pilkada maupun Pemilu tahun 2029.
Meski mencatat kemenangan signifikan pada Pemilu Legislatif 2024, partai berlambang banteng moncong putih itu memilih memfokuskan perhatian pada pembenahan internal dan konsolidasi organisasi.
Sikap tersebut disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Maluku, Nancy Purmiasa, usai rapat pleno DPD yang diperluas bersama seluruh DPC kabupaten/kota se-Maluku, Jumat (6/2/2026).
“Kami belum bicara soal Pilkada atau Pemilu ke depan. Fokus utama saat ini adalah konsolidasi organisasi dan memastikan struktur partai berjalan solid,” kata Nancy kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, kemenangan elektoral tidak boleh menjadi alasan partai terjebak pada euforia politik.
Justru setelah pemilu, kerja-kerja organisasi harus diperkuat agar partai tetap relevan dan memiliki daya tahan politik.
Nancy menjelaskan, PDIP Maluku saat ini tengah menuntaskan penataan kepengurusan di seluruh jenjang, terutama di tingkat kecamatan dan desa.
Seluruh DPC kata dia, telah mengantongi surat keputusan dari DPP, sehingga tahapan berikutnya diarahkan pada penguatan struktur di tingkat bawah.
“Kami ingin memastikan struktur bukan hanya lengkap secara administratif, tetapi juga aktif dan bekerja,” ujarnya.
Ia menilai, kekuatan politik PDIP tidak semata ditentukan oleh figur, melainkan oleh kerja kolektif mesin partai.
Karena itu, konsolidasi organisasi ditempatkan sebagai prioritas sebelum membicarakan agenda elektoral.
“Figur itu penting, tetapi mesin partai jauh lebih menentukan. Ini menjadi karakter PDI Perjuangan,” katanya.
PDIP Maluku katanya, ingin memastikan kehadiran partai di tengah masyarakat berlangsung secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pemilu.
Nancy juga menegaskan, partai membuka ruang rekrutmen seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Tujuannya, memperkuat basis sosial partai di tengah masyarakat.
“Kami tidak membatasi hanya tokoh formal. Siapa pun yang punya pengaruh dan dipercaya di lingkungannya bisa bergabung,” sahut Nancy. (SM)